INSPIRASI PAGI SEMBARI MINUM TEH

Sabtu, 29 Agustus 2015

Move On, Lupakan Romantisme Masa Lalu


Pernahkah anda mendapat 'nasehat' -- atau setidaknya mendengar -- seperti ini: "Jangan berharap akan bertemu teman seperti yang pernah kamu lihat saat sekolah dulu, karena saat ini dia juga sudah berubah tua, sama seperti kamu". Benar, itu adalah 'warning' bagi mereka yang akan menghadiri reuni sekolah, entah SMP atau SMA, agar tidak punya impian terlalu tinggi, membayangkan bertemu teman yang (dulu) masih unyu-unyu dan brondong.

Tidak dapat dipungkiri, reuni sekolah memang selalu memunculkan sisi dramatis sekaligus melankolis, apalagi jika setelah kelulusan tidak berjumpa sama sekali. Tetapi, ya itu tadi, pada dasarnya teman sekolah yang tidak pernah ketemu tersebut juga mengalami proses (hampir) sama -- kuliah/bekerja, menikah, punya anak -- sehingga saat bertemu pun sudah mulai sama-sama berumur dan menua.

Ilustrasi diatas hanya untuk mengantar pada satu pemahaman, sekaligus 'mematahkan' mitos, bahwa reuni tidaklah benar sebagai ajang CLBK (baca: Cinta Lama Bersemi Kembali) bagi mereka yang saat sekolah dulu pernah menjalin 'cinta monyet', cinta terpendam atau sekedar 'secret admirer'. Karena, rentang waktu tidak ketemu -- bisa 15, 20 atau 25 tahun lebih -- telah terjadi proses kematangan dalam bersikap dan menjalani hidup, pada setiap individu. Sehingga, cerita jaman sekolah adalah bagian masa lalu belaka.

Pengalaman saya mengadakan (dan mengikuti) reuni, baik terbatas satu angkatan maupun lintas angkatan (reuni akbar), menunjukkan bahwa mitos CLBK belum pernah terbukti. Bahkan, di grup alumni -- utamanya teman SMA -- di media sosial friendster, facebook, whatsapp dan blackberry messengers, yang pernah saya ikuti, hal ini justeru menjadi topik diskusi paling hangat, tanpa pernah menghasilkan 'pasangan' CLBK dari grup tersebut.

Pengalaman unik lain, adalah ketika saya mengasuh grup 'Radio Online 87' -- dengan listeners teman satu angkatan saat SMA -- yang khusus memutar lagu-lagu nostalgia, yang bisa membawa pada suasana jaman sekolah dulu. Meriah dan disambut antusias. Bahkan muncul hal yang tak terduga. Misal, teman yang dulu saat sekolah pendiam, setelah lama tak berjumpa (ternyata) sekarang jadi cerewet. Anda ingin tahu lagu apa yang diminta para listeners tersebut?

Simak saja: Untuk Sebuah Nama (Meriam Bellina), Kereta Senja (Masni Towijoyo), Bukit Berbunga (Uci Bing Slamet), Buku Ini Aku Pinjam (Iwan Fals), Birunya Cintaku (Hellen Sparingga), Sephia (Sheila On-7), Don't Cry (Gun's & Roses), Jangan Ada Dusta Diantara Kita (Broery Marantika), Kisah Kasih di Sekolah (Obbie Mesakh), Pupus (Dewa 19), Hampa (Ari Lasso), Mantan Terindah (Kahitna), dan puluhan lagu lainnya, yang temanya stereotype: cinta remaja.

Belum lagi ucapan dan komentar, yang biasa menyertai lagu yang diminta, semua seperti berlomba 'memuntahkan' apa yang tersimpan di hati saat masa sekolah dulu. Semua yang pernah terpendam -- hampir 30 tahun silam -- diungkap dengan gamblang, tanpa perlu 'takut' dan 'malu' untuk ditertawakan atau ditanggapi negatif. Ini menunjukkan bahwa usia 40-an keatas, sudah punya kematangan dalam mengolah 'rasa' dan kejadian masa remaja, dengan akal sehat dan bijaksana. Ya, bijaksana bersikap dan menyikapi.

Gambaran diatas, mungkin belum mewakili mayoritas (komunitas) alumni sekolah secara umum. Tetapi, setidaknya ada persamaan dari semuanya, bahwa sebenarnya (mengenang) kejadian di masa sekolah yang berhubungan dengan cinta, asmara dan sejenisnya, adalah sekedar romantisme sesaat masa lalu.

Kalau toh ada yang masih 'memendam' rasa sampai sekarang -- dan berharap bertemu dan merajut kisah lama dengan 'idamannya' dalam sebuah reuni -- hemat saya ini sebuah kesalahan besar. Sebaiknya segera lupakan fikiran itu. Ingat, masa lalu (hanya) sebuah kenangan, tapi masa kini (jelas) sebuah kenyataan. Jadi, tunggu apa lagi, ayo move on !

Share:

0 komentar:

Page View

Mas Prie

Mas Prie
Aku suka menulis sejak SD. Bahkan, ketika sudah berkeluarga -- dan dikaruniai 3 orang putra putri -- hobi menulis tetap aku lakukan. Sebagai wiraswasta yang tinggal di Bogor, aku sangat menikmati dunia tulis menulis ini.

Popular Posts

Cari di Blog Ini

@SUGENG PRIBADI. Diberdayakan oleh Blogger.

Statistik Blog

  • SEO Stats powered by MyPagerank.Net
  • Google PageRank Checker Powered by  MyPagerank.Net Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net Msn bot last visit powered by MyPagerank.Net My Ping in TotalPing.com

    Arsip Tulisan

    "LIKE" Blog ini

    Pengikut

    Follow by Email

    Copyright © Secangkir Teh Mas Prie | Powered by Blogger Design by PWT | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com