INSPIRASI PAGI SEMBARI MINUM TEH

Jumat, 14 Agustus 2015

Pramuka, Apa Kabarmu Kini..?


"Tepuk Pramuka! Pramuka... Pramuka... Praja Muda Karana..!" Ya, itulah 'pelajaran' pertama yang saya dapatkan, saat mengikuti kegiatan Pramuka di kelas 1 SD. Saya masih ingat benar, Pak Irfan Hadisasmito (alm) -- Kepala Sekolah yang juga mengajar Pramuka di SDN 01 Pakisjajar, sekolah saya waktu itu -- dengan semangat dan penuh kegembiraan beliau mengajarkan ilmu kepanduan secara sederhana dan mudah dimengerti, kepada kami yang masih kelas 1.

Disela-sela permainan, dalam kegiatan Pramuka -- yang selalu kami tunggu-tunggu -- tiap hari Jumat di halaman sekolah yang teduh, Pak Irfan menyelipkan dasar-dasar pentingnya kerjasama, saling menolong dan kedisiplinan, dengan sabar dan (sering pula) kocak dan jenaka. Semuanya mengalir, tanpa kami sadari bahwa itu adalah dasar pemahaman budi pekerti luhur, yang ditanamkan pada saat yang tepat, usia awal masuk sekolah, melalui kegiatan Pramuka.

Dan ajaran itu, dilanjutkan oleh guru Pramuka penerus Pak Irfan -- sampai saya menginjak kelas VI, berganti empat kali -- yaitu Bu Wahyuni, Pak Sunanto, Pak Juma'ali dan Bu Sunarsih. Begitulah, rentang waktu 6 tahun (1975-1981) tak membuat saya bosan sedikitpun mengikuti kegiatan Pramuka, yang saat itu gerakan Pramuka di Indonesia masih berumur kurang dari 20 tahun (dicanangkan 14 Agustus 1961, sebagai hari lahir Pramuka).

Untuk 'prestasi' tertinggi saya di kepramukaan adalah saat kelas VI ditunjuk menjadi kepala regu (delegasi sekolah saya) dalam perkemahan pramuka siaga tingkat kecamatan Pakis (Kabupaten Malang). Sekedar catatan, cerita pengalaman sebagai kepala regu itu pula yang membawa saya menjadi juara 2 lomba mengarang dalam rangka hari Pendidikan Nasional, saat sudah menginjak bangku SMP.

Memang, saya tidak lagi melanjutkan aktif di kepramukaan -- baik saat SMP, SMA maupun di perguruan tinggi -- karena waktu saya sudah tersita di ekstrakurikuler majalah sekolah, PMR dan OSIS (di sekolah menengah), dan unit kegiatan jurnalistik/pers kampus, KSR maupun Senat Mahasiswa (di perguruan tinggi). Namun, dasar-dasar budi pekerti, kedisiplinan, kerja keras dan kerjasama yang saya dapat dari Pramuka selama 6 tahun di SD, sangat membantu saya dalam berkegiatan di bidang lain, terutama mengembangkan karakter kepemimpinan dan cara pengambilan keputusan yang tepat.

Lantas, apakah Pramuka saat ini masih eksis di sekolah-sekolah, dan disenangi sebagai pilihan utama kegiatan? Nampaknya kita harus menerima kenyataan, karena jawabannya adalah 'TIDAK'. Di sekolah tingkat dasar, Pramuka hanya sebatas seragam yang wajib dikenakan seminggu sekali. Pramuka bukan lagi kegiatan 'wajib' diikuti siswa, tetapi sebatas kegiatan tambahan yang (kadang) harus bayar untuk honor pembinanya.

Di tingkat menengah pun tak beda jauh. Hasil survey terbatas harian Kompas (14/8/2015) terhadap siswa tingkat menengah di 5 kota besar Indonesia menunjukkan bahwa 60,3% tidak tertarik jadi anggota Pramuka, 71,2% menganggap Pramuka biasa saja, dan hanya 41,7% yang menyatakan keuntungan jadi anggota Pramuka adalah 'belajar mandiri'.

Untungnya, di usianya yang ke-54, angin segar datang dari pemerintah -- dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka -- dengan melakukan upaya mengubah citra Pramuka yang terkesan tradisional, untuk kembali dilirik para remaja. Salah satunya melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 63 tahun 2014, yang memasukkan pendidikan kepramukaan sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib pada pendidikan dasar dan menengah.

Artinya, dengan keterlibatan pemerintah dalam 'mereformasi' citra Pramuka ke visi Scout of Change, jargon "Pramuka garda terdepan pelaku perubahan, dalam pembentukan karakter kaum muda" akan dapat terwujud jika ada peran serta dan sinergi yang berkesinambungan dari semua pihak yang terlibat di dalamnya.

Salam Pramuka..!

Share:

0 komentar:

Page View

Mas Prie

Mas Prie
Aku suka menulis sejak SD. Bahkan, ketika sudah berkeluarga -- dan dikaruniai 3 orang putra putri -- hobi menulis tetap aku lakukan. Sebagai wiraswasta yang tinggal di Bogor, aku sangat menikmati dunia tulis menulis ini.

Popular Posts

Cari di Blog Ini

@SUGENG PRIBADI. Diberdayakan oleh Blogger.

Statistik Blog

  • SEO Stats powered by MyPagerank.Net
  • Google PageRank Checker Powered by  MyPagerank.Net Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net Msn bot last visit powered by MyPagerank.Net My Ping in TotalPing.com

    Arsip Tulisan

    "LIKE" Blog ini

    Pengikut

    Follow by Email

    Copyright © Secangkir Teh Mas Prie | Powered by Blogger Design by PWT | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com