INSPIRASI PAGI SEMBARI MINUM TEH

Senin, 17 September 2018

Jangan Anggap Sepele Obrolan Tukang Sayur dan Ibu-ibu

Nampaknya pembaca setia rubrik Secangkir Teh Mas Prie sentimen banget pada saya. Gimana tidak, disaat saya merasa belum cukup menikmati 'istirahat' sejenak mengisi tulisan di fanpage ini, rentetan protes sudah masuk di inbox FB. Intinya, minta tulisan harian diaktifkan kembali. Sungguh terlalu!
Bukannya apa, saya belum menentukan judul rubrik -- lebih tepatnya belum terpikir -- untuk tahun 2018 ini. Sebagai flashback, tahun 2015 rubriknya bernama "Secangkir Teh", tahun 2016 berubah menjadi "Sketsa Kampung Urban", dan tahun 2017 bertitel "Inspirasi Pagi". Perubahan nama rubrik ini mengikuti tema dan style tulisan yang disajikan.

Agar konsisten, karena tahun ke-4 temanya kembali ke awal lagi, untuk nama rubrik saya pilih "Obrolan Pagi". Menyesuaikan dengan waktu penyajian -- di pagi hari, sembari nge-teh -- dan materi tulisan diambil dari kejadian keseharian, yang ditulis dengan ringan, layaknya sebuah obrolan. Frekuensi kemunculannya, cukup tiga kali seminggu. Sepakat kan?
Oh iya, sebelum saya masuk pada tema bahasan pagi ini -- kembali saya mengingatkan -- bahwa tema tulisan di 'Obrolan Pagi' tetap (akan) menjauh dari masalah politik, hukum, dan agama. Saya berpendapat, tiga topik itu rentan menimbulkan kesalahpahaman diantara kita, walau ditulis seringan apapun.
Lagi pula, masih banyak tema yang bisa kita obrolkan, yang selain asyik juga bisa membuka wawasan dan cakrawala berpikir kita. Ya seperti sajian 'Secangkir Teh Mas Prie' dalam tiga tahun terakhir inilah!
Nah, berbicara tentang obrolan pagi, saya jadi teringat seorang teman di Tangerang -- ini kejadian akhir tahun lalu -- yang mengkritik (atau memuji?) tulisan saya di buku "Sketsa Kampung Urban", dengan istilah: tulisan sangat ringan. Saking ringannya, "Anakku yang kelas 1 SMP ikutan baca, karena senang dan mengerti ceritanya," begitu tulis Ella, teman saya itu.
Ella juga mempertanyakan kenapa saya mengangkat obrolan tukang sayur yang tiap pagi berebut gosip dengan ibu-ibu kompleks perumahan. "Terlalu pasaran!" tutup Ella, di akhir pesan yang dikirim melalui WA.
Saya menjawab, itulah dinamika yang ada pada masyarakat di sekitar kita saat ini. Obrolan tukang sayur, gosip ibu-ibu di kompleks perumahan, itu adalah salah satu bentuk keresahan -- kadang juga kegembiraan -- yang diungkapkan dengan jujur dan apa adanya.
Tak hanya masalah artis dan tetek bengeknya, tetapi topik pergantian pejabat, harga kebutuhan pokok yang naik, kurs dollar yang semakin kuat beserta dampaknya, atau juga pilihan dalam Pemilukada, semua diobrolkan dengan bahasa dan suara berdasar hati nurani mereka.
Artinya, tulisan ringan -- yang mungkin sudah kadung melekat dan menjadi style saya dalam menulis -- memang disengaja. Saya tidak ingin menyampaikan sebuah topik yang sedang hangat di masyarakat dengan bahasa koran atau televisi. Apalagi ditambah analisa dan data yang memusingkan, yang nantinya malah susah dicerna oleh masyarakat awam, hanya supaya terlihat intelek. Meski saya bisa saja melakukannya. Tapi untuk apa?
Ya sudahlah, saya tidak alergi di kritik kok. Intinya, jangan sepelekan suara masyarakat kebanyakan dalam menyikapi sebuah topik apapun. Karena kalau mau jujur, justru masyarakat level inilah yang pertama terkena dampak atas sebuah kebijakan, dalam bentuk apapun itu.
Sehingga, suara merekalah -- yang polos dan apa adanya -- yang seharusnya di dengar lebih dulu. Bukan obrolan pejabat, politikus, atau pengamat, yang biasanya memang 'berat' dan susah dipahami bahasanya. Mungkin begitu?
****
Share:

0 komentar:

Page View

Mas Prie

Mas Prie
Aku suka menulis sejak SD. Bahkan, ketika sudah berkeluarga -- dan dikaruniai 3 orang putra putri -- hobi menulis tetap aku lakukan. Sebagai wiraswasta yang tinggal di Bogor, aku sangat menikmati dunia tulis menulis ini.

Popular Posts

Cari di Blog Ini

@SUGENG PRIBADI. Diberdayakan oleh Blogger.

Statistik Blog

  • SEO Stats powered by MyPagerank.Net
  • Google PageRank Checker Powered by  MyPagerank.Net Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net Msn bot last visit powered by MyPagerank.Net My Ping in TotalPing.com

    "LIKE" Blog ini

    Pengikut

    Follow by Email

    Copyright © Secangkir Teh Mas Prie | Powered by Blogger Design by PWT | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com